Ciangsana Farm

# peternakan kambing perah di pinggir Jakarta#

#011: Buat Kandang Baru


Mulai Sabtu, 13 Februari 2010, Ciangsana’s Farm membangun kandang baru. Maklum, kandang lama sudah tidak layak untuk hunian kambing PE Kaligesing, PE Senduro, PE putih, Sapera dan Jawa Randu.
Kandang lama yang terbuat dari bambu, jebol semua akibat tarung/adu tanduk antara jantan PE Kaligesing dengan jantan PE Senduro. Posisi tiangnya pun sudah miring 20 cm ke kanan. Jarak dengan atap pun terlalu pendek. Dengan alasan perluasan bisnis, maka kita putuskan kita buat kandang baru yang lebih “modern”.

Model kandang lama:

Ini adalah kandang lama. Dominan terbuat dari bambu. Kasihan ya?? Kalo hujan begini jember banget ngelihatnya....

Sebagai project pertama yakni pembangunan kandang dengan spesifikasi sebagai berikut:
Р1 row dengan ukuran 1,5 m x 18 m.  Sisa 3 m kita buat sebagai sisa space antara kandang dengan batas pagar dan tempat pakan;
– kandang berbentuk panggung dengan tinggi panggung dari tanah = 70 cm;
– sebagai landasan kita buat cor dengan besi 8 mm;
– jarak 3 m per tiang.;
– tinggi atap belakang = 1,7 m;
– tinggi atap depan = 2,1 m;
– ada 2 tangga masuk per 2 ruas kandang;
– 1 ruas kandang = 3 m x 1,5 m:
– 1 ruas kandang yang tanpa pintu per sekat kita buat 1 meter-an;
– 1 ruas kandang yang ada tangga dan pintu kita buat 80 cm-an;
– pintu masuk kandang lebar = 60 cm;
– bawah kandang dibuat miring agar air kencing dan kotoran kambing masuk ke septi tank;

Hingga tulisan ini dibuat, pekerjaan tinggal finishing tempat pakan, sekat, pintu antar sekat dan septi tank sebagai penampungan air kencing kambing.

Berikut ini adalah contoh kandang Ciangsana’s Farm yang 90% proses finishing.

panggung cor setinggi=70 cm dengan jarak antar tiang=30 cm

model kandang baru, dengan luas 1,5 m x 18 m

buat septi tank untuk penampungan air kencing kambing

view kandang memanjang ke belakang

(c) aGusJohn,
Kuningan, 19 Februari 2010

About these ads

February 19, 2010 - Posted by | seputar kandang

2 Comments »

  1. Di keramik bos

    Comment by Wkd | February 23, 2010 | Reply

    • wadouw, kalo keramik modalnya bisa tinggi bener nih, Om…

      Comment by cintakambing | February 24, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: