Ciangsana Farm

# peternakan kambing perah di pinggir Jakarta#

#041: Welcome to Ciangsana’s Farm


di Ciangsana's Farm dominan jenis Kambing Sapera

Hari Minggu, 13 Juni 2010 kemarin kami dari Ciangsana’s Farm begitu sibuk. Banyak teman2 sesama pecinta kambing yang hadir dan berencana hadir di peternakan kami. Ada yang dari Jatisari-Bekasi, Sukabumi, Depok, Jatibening-Bekasi, Cikeas atau dari tetangga2 komplek sendiri.

Kita ngobrol apa saja, sharing ilmu tentang dunia perkambingan (jenis kambing, siklus perah kambing, siklus kawin kambing, cara memerah susu kambing, tata laksana kandang, kebersihan kandang, harga pasaran, dll), membuka opurtunity kerjasama, dan yang paling penting; meningkatkan SILATURAHMI sebagai sesama peternak/pecinta kambing.

Sebelum2-nya, ada juga kunjungan dari teman dari Kota Wisata, Raffless Hills, Pondok Gede-Bekasi, Jatisampurna-Bekasi, Bantargebang-Bekasi atau bahkan dari luar kota/propinsi seperti dari Banyuwangi, Trenggalek yang punya niat  ingin mengembangkan perkambingan di sana.

Monggo, kami sangat WELCOME!! Karena peternakan kambing adalah peternakan rakyat, bukan peternakan pejabat atau pengusaha atau para mafia (kambing).

Sudah sepatutnya usaha ini menguntungkan buat semua orang para pelaku usaha kambing, dan bukan hanya bisa dinikmati/dimanfaatkan oleh segelintir orang saja. Selama pemerintah kita BELUM jelas jluntrungan arah regulasinya yang pro rakyat (malu dunk sama Malaysia yang menggelontorkan kredit murah bagi para peternak), sudah sepatutnya sebagai sesama pecinta kambing untuk saling meningkatkan kerjasama, dan bukan malah mengambil untung, memanfaatkan regulasi yang amburadul.

Salam Peternak..!!!
Maju terussss…..!!!

Salam,
(c) aGusJohn,
Jakarta, 14 Juni 2010

June 14, 2010 - Posted by | umum

5 Comments »

  1. Sekedar memberikan testimoni saja…
    Pak Agus ini orangnya welcome sekali. 13 Juni kemarin saya main ke peternakan beliau dan disambut dengan ramah sekali. banyak info berguna yg beliau share ke saya. untuk mencapai lokasi peternakan juga cukup mudah (dengan panduan beliau tentunya..)
    salut buat Pak Agus atas ide Ciangsana Farm sebagai peternakan yg “pro Rakyat”. sukses selalu buat Pak Agus…!!!
    Wassalam,
    Indra

    Comment by Indra | June 17, 2010 | Reply

  2. terima kasih, mas Indra.
    yuk, bareng2 kita buat dan samakan persepsi bahwa peternakan berpihak pada rakyat, agar tidak dimonopoli oleh peternak pengusaha, peternak pejabat, dan peternak mafia kambing yang suka memainkan harga dengan tidak wajar dan seenak perutnya sendiri…

    Nanti kalo maen lagi ke kandang, confirm dulu yah.. biar saya bisa nememin.
    terima kasih.

    Comment by cintakambing | June 18, 2010 | Reply

  3. assalamualaikum Pak Agus.waduh2 web Pak Agus mantap sekali dari awal sampi akhir saya ikut terus.Ternyata segala pegalaman Pak Agus cukup banyak sekali.Terima kasih atas ilmunya.Pak Agus kalu tidak keberatan saya mahu menyakan apakah keluasan 2hektar tanah,cukup apa tidak untuk peternakan ini?Selain itu apa bisa menjalankan usaha ini di daerah Cibinong.Soalnya tanah tersebut yang dirancanakan untuk usaha peternakan kambing perah ini.Terima kasih

    Comment by rudy | October 14, 2010 | Reply

    • Yth Pak Rudy,
      Lahan 2 Ha lebih dari cukup menurut saya. Peternakan Ciangsana, kalo Bapak sempat mampir, luas lahannya hanya 300m2 saja.
      150m2 kita khususkan untuk kambing perah. 50m2-nya kita buat sebagai “show-room” niaga kambing2 betina spesifikasi perah. Dan yang 100m2 khusus untuk penjualan kambing potong/daging/aqeqah/kurban.

      Dengan rencana tata laksana kandang yang ideal, luas 2Ha sudah lebih dari cukup untuk diisi lebih dari 400-an kambing (ambil asumsi bentuk kandang U dengan tanah lapang di tengahnya.

      Cibinong??
      Jika suhu dan cuacanya mendukung (seperti banyak pohon rindang, dekat hutan2 pohon, jauh dari pabrik dan industri), tidak masalah, Pak.
      Naturalnya, kambing perah itu lebih nyaman dengan lokasi yang dingin.

      demikian, Pak.

      Comment by cintakambing | October 15, 2010 | Reply

  4. Terimakasih atas keterangannya.IsaAllah ada kesempatan saya mahu mampir di peternakan anda,biar biasa langsung lihat dan belajar sedikit ilmu peternakan kambing perah dari pihak bapa.itupun kalu tidak menjadi keberatan dari pihak bapa.

    Comment by rudy | October 27, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: