Ciangsana Farm

# peternakan kambing perah di pinggir Jakarta#

Bakteri di Susu Bayi Ancam Selaput Otak


Nasional
Bakteri di Susu Bayi Ancam Selaput Otak
Selain itu, bakteri Enterobacter sakazakii juga mengakibatkan radang usus, keracunan.
Jum’at, 28 Januari 2011, 11:36 WIB

Ita Lismawati F. Malau

Bayi minum susu (inmagine.com)
BERITA TERKAIT

VIVAnews – Mahkamah Agung (MA) memerintahkan agar Menteri Kesehatan RI dan lembaga terkait mengumumkan hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) mengenai susu formula yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii. Perintah ini juga berlaku bagi IPB dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam pertimbangan Majelis Kasasi MA, hakim memaparkan sedikit hasil penelitian IPB yang diketuai Sri Estuningsih, dan dipublikasikan melalui situs kampus pada 17 Februari 2008. Bakteri Enterobacter sakazakii ini dapat menghasilkan enterotoksin atau bahan atau zat racun yang tahan panas.

Dampak racun ini sangat berbahaya bagi bayi yang baru lahir. Seperti dikutip dari situs MA, racun yang dihasilkan bakteri tersebut menyebabkan enteritis (radang usus), sepsis (keracunan yg disebabkan oleh hasil proses pembusukan), dan meningitis (peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang).

Sementara itu, dilansir dari wikipedia, tingkat kematian akibat infeksi Enterobacter Esakazakii mencapai 40-80 persen. Sebanyak 50 pasien yang dilaporkan menderita infeksi E. Sakazakii meninggal dalam waktu satu minggu setelah diagnosa.

Pemberian nama bakteri ini sendiri untuk menghormati salah satu bakteriolog Jepang bernama Riichi Sakazakii.

Enterobacter sakazakii dapat ditemukan di beberapa lingkungan industri makanan (pabrik susu, coklat, kentang, sereal, dan pasta), lingkungan berair, sedimen tanah yang lembab. Dalam beberapa bahan makanan yang potensi terkontaminasi E. sakazakii antara lain keju, sosis, daging cincang awetan, sayuran, dan susu bubuk.

Pemohon gugatan ini, David ML Tobing mengapresiasi putusan MA yang melindungi masyarakat. “Ini putusan yang sangat positif,” kata dia saat dihubungi Jumat 28 Januari 2011. “Menkes harus buka nama-nama produk susu yang terkontaminasi.”

Dia meminta agar Menteri Kesehatan, BPOM, dan IPB melindungi masyarakat ketimbang perusahaan yang memproduksi susu berbakteri. “Seharusnya IPB sebagai lembaga pendidikan, tidak perlu dipaksa-paksa pengadilan lah,” tegasnya.

Dia pun menolak anggapan yang menyebutkan penelitian ini akan membuat perusahaan susu bangkrut.(np)

• VIVAnews

http://nasional.vivanews.com/news/read/201803-bakteri-di-susu-bayi-ancam-selaput-otak

 

February 10, 2011 - Posted by | info susu kambing

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: